GALUR – MTs Darul Ulum
Muhammadiyah Galur mendadak riuh dengan gelak tawa dan tepuk tangan meriah pada
Sabtu, 7 Februari 2026. Di sela-sela agenda Tryout TKAD SD/MI, muncul
penampilan spesial dari Narendra, siswa kelas VII MTs Darul Ulum yang merupakan seorang seniman pantomim muda yang
sukses mencuri perhatian 265 peserta dari berbagai SD/MI di wilayah
Galur dan sekitarnya.
Penampilan Narendra menjadi
magnet dalam gelaran bertajuk "Tryout Ceria" tahun ini. Dengan
riasan wajah khas dan gerak tubuh yang sangat ekspresif, ia berhasil
menghidupkan suasana di panggung utama. Narendra membawakan berbagai sketsa
pendek yang jenaka membuat para siswa terpingkal-pingkal.
Kehadiran atraksi seni ini bukan
tanpa alasan. Panitia sengaja menghadirkan Narendra untuk memberikan relaksasi
mental bagi para siswa setelah berkonsentrasi penuh mengerjakan soal-soal
simulasi ujian yang menantang.
Kemeriahan tersebut turut
mendapat perhatian dari Muhammad Ihsan Nurrahman. Saat menyampaikan
apresiasi kepada para peserta terbaik, beliau secara khusus memuji penampilan
Narendra yang dianggap mampu memberikan warna berbeda dalam kegiatan
pendidikan.
"Luar biasa penampilan dari
Narendra tadi. Ini adalah bentuk komitmen kami agar anak-anak tidak merasa
jenuh. Pendidikan itu harus seimbang antara keseriusan belajar dengan
kegembiraan, dan seni pantomim ini sukses menyegarkan pikiran mereka sebelum
pengumuman juara," ungkap Ihsan.
Banyak peserta yang mengaku
terkesan dengan format acara yang diusung oleh MTs Darul Ulum Muhammadiyah
Galur. Alih-alih merasa tertekan dengan "tryout", mereka justru
merasa seperti sedang mengikuti festival seni.
"Tadi lucu sekali waktu berakting
menarik tangan para peserta. Jadi tidak tegang lagi setelah tadi pusing
mengerjakan soal," ujar salah satu peserta.
Momen ini meninggalkan kesan
mendalam bagi seluruh hadirin; bahwa ujian tidak selamanya harus menegangkan.
Melalui perpaduan prestasi akademik dan hiburan seni yang apik, MTs Darul Ulum
Muhammadiyah Galur berhasil menciptakan kenangan manis bagi calon siswa-siswinya,
sekaligus membuktikan bahwa madrasah adalah tempat yang nyaman untuk bertumbuh
dan berekspresi.