“Al-Quran: The Ultimate Life-GPS”, MTs Darul Ulum Muhammadiyah Galur Peringati Nuzulul Quran
Ditulis tanggal 06 Mar 2026 | Dibaca 119 kali
KULON PROGO (MTsDU)– Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan, MTs Darul Ulum Muhammadiyah Galur menggelar pengajian peringatan Nuzulul Quran dengan nuansa yang berbeda. Mengusung tema filosofis sekaligus trendi, “Al-Quran: The Ultimate Life-GPS for All Gen”, acara ini mengajak seluruh siswa dan civitas akademika untuk kembali menjadikan kitab suci sebagai navigasi utama dalam menjalani kehidupan di era digital. Acara berlangsung khidmat di aula madrasah pada Jumat, 06 Maret 2026.
Kepala Madrasah, Harni Riswanti, dalam sambutannya menekankan pentingnya relevansi Al-Quran bagi generasi muda saat ini. Ia mengingatkan bahwa di tengah gempuran arus informasi, Al-Quran adalah pegangan yang tidak akan pernah usang.
"Al-Quran bukan sekadar teks sejarah, melainkan petunjuk arah yang hidup. Kami ingin para siswa memahami bahwa setiap langkah yang diambil harus berlandaskan nilai-nilai Al-Quran agar tidak tersesat di tengah hiruk-pikuk dunia," ujarnya.
Hadir sebagai pembicara, Ustazah Isnaini Mar’ah Azizah, S.Fil.I., M.S.I. membawakan materi dengan sangat dinamis. Ia membedah mengapa Al-Quran layak disebut sebagai The Ultimate Life-GPS.
Menurut Ustazah Isnaini, sebagaimana GPS berfungsi menunjukkan jalan tercepat dan teraman menuju tujuan, Al-Quran pun demikian bagi jiwa manusia. Beliau menyampaikan bahwa Al-Quran memberikan rute terbaik dalam berakhlak, berinteraksi sosial, hingga meraih kesuksesan di masa depan.
"Jika GPS ponsel bisa kehilangan sinyal, Al-Quran adalah pemandu yang sinyalnya selalu kuat selama kita mau membacanya. Ia menunjukkan di mana posisi kita sekarang dan ke mana kita harus melangkah untuk sampai ke 'tujuan akhir' dengan selamat," tuturnya di hadapan para siswa yang menyimak dengan antusias.
Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan besar agar semangat Nuzulul Quran tidak berhenti pada peringatan seremonial saja, melainkan membekas dalam perilaku sehari-hari.
"Harapan kami, setelah pengajian ini, para siswa semakin akrab dengan Al-Quran. Jadikan ia teman duduk setiap hari, bukan hanya saat jam pelajaran agama saja," pungkasnya menutup rangkaian acara.